Mempertahankan dan meningkatkan Pola hidup yang agamis dan menciptakan kesejukan. Mempertahankan pola hidup yang agamis

Artikel

Sejarah Desa Cicalengka Kulon

12 Februari 2020 14:30:33  Master Admin  300 Kali Dibaca 

Cicalengka pada zaman Hindia Belanda tahun 1896 merupakan sebuah afdeeling dari Regentschap Bandong. Afdeeling merupakan daerah setingkat Kecamatan saat ini sedangkan regentschap adalah Kabupaten. Seperti daerah lainnya, Cicalengka juga memiliki beberapa bangunan dari masa Hindia Belanda, setidaknya ada beberapa bangunan yang masih mempertahankan gaya arsitektur kolonial - lokal. Para sejarawan menyebutnya sebagai Indische Empire Stijl, bangunan itu adalah kantor kepatihan Tjijalengka, rumah dinas Patih Tjijalengka dan beberapa sebagian rumah warga masyarakat yang masih mempertahankan arsitektur gaya kolonial - lokal.


Perpaduan antara gaya arsitektur Belanda dan lokal tercermin dari kombinasi atap tumpang dengan langit-langit kantor yang tinggi disertai jumlah jendela yang banyak dan berukuran besar. Kombinasi itu dilatarbelakangi orang Belanda yang tidak biasa hidup di daerah tropis. Mereka melakukan beberapa penyesuaian ditempatnya bekerja yaitu gedung pemerintahan dengan membuat ventilasi yang besar dan banyak guna menjaga suhu di dalam ruangan tetap sejuk dan nyaman.


Tjijalengka pada awal abad ke-20 dipimpin seorang patih dalam hubungan tata pemerintahan kaum pribumi. Kedudukan patih berada di bawah Bupati dan kedudukan tertinggi dalam pemerintahan pribumi (Inlandsch Bestuur) adalah Bupati. Bangunan bersejarah yang menjadi ikon yaitu kantor kepatihan Tjijalengka dan rumah dinas Patih Tjijalengka, kedua bangunan tersebut memiliki nilai historis bagi pergerakan emansipasi perempuan pribumi yang diinisiasi Raden Dewi Sartika. Pada masa anak-anak Raden Dewi Sartika pernah hidup di bawah asuhan pamannya yaitu Raden Aria yang saat itu menjabat sebagai Patih di Tjijalengka. Karena alasan itulah, dua bangunan tersebut memiliki nilai historis yang sangat tinggi dan penting bagi warisan budaya Indonesia khususnya Kabupaten Bandung dan Kecamatan Cicalengka, sehingga rumah dinas Patih dan Kantor Kepatihan Tjijalengka menjadi titik awal perjuangan Raden Dewi Sartika untuk mendirikan Sakola Istri di Bandung.


Desa Cicalengka Kulon merupakan Desa hasil penataan wilayah bersama dengan Desa Cicalengka Wetan pada tanggal 19 November 1989, yang pada saat itu masih bernama Desa Cicalengka (desa induk). Kantor Desa Cicalengka Kulon berdiri dan diresmikan pada tahun 1994 oleh Bupati Bandung H.U. Hatta Djatipermana, kantor desa yang merupakan asset hasil dari penataan wilayah di Kewedanaan Cicalengka dan Cikancung. Kata ‘kulon’ sendiri diambil dari arti letak geografis yang berarti Barat, Kepala Desa Cicalengka Kulon yang pertama adalah Bapak Asep Husni Hafid. Wilayah Desa Cicalengka Kulon sendiri berada di jalur strategis perhubungan darat, yaitu jalan nasional dan propinsi sehingga dimungkinkan berkembang menjadi desa perkotaan.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Peta Desa

Informasi COVID-19 Kabupaten Bandung

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI ..... !!!

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Aparatur Desa

Sinergi Program

KEMENDES
DPMD KAB BANDUNG DPMD PROV JABAR
KAB BANDUNG PROFIL KEPALA DESA PROV JABAR
KECAMATAN CICALENGKA
DISKOMINFO
PPID KAB.BANDUNG
E-LAPOR JABAR QUICK RESPONE
SENSUS PENDUDUK 2020

Wilayah Desa

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa


Alamat : Jl. Raya Barat Cicalengka No.279
Desa : Cicalengka Kulon
Kecamatan : Cicalengka
Kabupaten : BANDUNG
Kodepos : 40395
Telepon : 0227949
Email : dscicalengkakulon@gmail.com

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:61
    Kemarin:329
    Total Pengunjung:71.271
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:202.180.16.2
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel